Analisis Potensi Pariwisata di Bagian Wilayah Perencanaan Ibu Kota Negara Timur, Kalimantan Timur

Penulis

  • Natasya Valentina Putri Tommy Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Elin Diyah Syafitri Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Rizky Arif Nugroho Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Dwinsani Pratiwi Astha Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/compact.v2i2.874

Kata Kunci:

Analisis Skoring, Ibu Kota Negara, Potensi Wisata

Abstrak

Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Kecamatan Sepaku ditetapkan sebagai kawasan pusat pariwisata dan hiburan yaitu BWP 4 atau BWP IKN Timur. Berdasarkan hasil observasi lapangan, diketahui bahwa BWP IKN Timur memiliki potensi wisata alam berupa hutan mangrove, air terjun, hutan bambu dan goa. Keindahan alam dan pedesaan yang asi dapat mendukung pengembangan pariwisata. Dalam pengembangannya, suatu objek wisata harus memiliki enam kriteria wisata. Oleh sebab itu diperlukan analisis potensi pariwisata berdasarkan keenam kriteria wisata untuk memdukung pengembangan pariwisata di BWP IKN Timur. Adapun metode penelitiannya, data yang digunakan adalah data primer dari hasil observasi lapangan dan dokumentasi, dan penelitian ini bersifat kualitatif, serta analisis yang digunakan adalah analisis klasifikasi melalui proses skoring. Setelah dilakukannya analisis data, maka didapatkan bahwa BWP IKN Timur memiliki potensi wisata berupa potensi atraksi, aksesibilitas, amenitas, ancillary, activities, dan available packages.

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2021). Kecamatan Sepaku Dalam Angka Tahun 2021. Penajam Paser Utara : BPS

Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. (2003). Pedoman Analisis Daerah Operasi dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ADTWA). Bogor: Departemen Kehutanan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Nasional Tahn 2010-2025

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara

Jannah, Lailaturr J. (2018). Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Berdasarkan Konsep Intelektual Tourism di Pulau Segitiga Emas, Kabupaten Sumenep. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November

Keliwar, Said, Eman Sukmana, Riska Rahmania, A. Rinto Dwi Atmojo. (2021). Analysis of the Potential Development of Tourism Villages in Jembayan Tengah East Kalimantan Using AHP Method. Advances in Social Science, Education and Humanities Research 647-413

Muzha, Vianda Kushardianti Dkk. (2013). Pengembangan Agrowisata dengan Pendekatan Community Based Tourism

Prabowo, S. E., Hamid, D., & Prasetya, A. (2016). Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Pada Desa Pujonkidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Jurnal Administrasi Bisnis, 33 (2), 18-24

Rusita, Rahmat W, Yunita S, dan Melda Y. (2016). Studi Potensi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam Air Terjun Wiyono di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman, Provinsi Lampung. Jurnal Info Teknik 17 (2) : 165-186

Sukmana O. (2016). Konsep Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Komunitas Berbasis Potensi Lokal (Studi di Desa Wisata Bunga Sidomulyo Kota Baru Jawa Timur). Jurnal Humanity. Volume 6. Nomor 1, September 2016 : 59-64

Unduhan

Diterbitkan

2023-08-30

Cara Mengutip

Putri Tommy, N. V., Syafitri, E. D., Nugroho, R. A. ., & Astha, D. P. (2023). Analisis Potensi Pariwisata di Bagian Wilayah Perencanaan Ibu Kota Negara Timur, Kalimantan Timur. COMPACT: Spatial Development Journal, 2(2), 56–65. https://doi.org/10.35718/compact.v2i2.874

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>