COMPACT: Spatial Development Journal https://journal.itk.ac.id/index.php/compact <p><strong><em>Compact: Spatial Development Journal</em> </strong>adalah jurnal nasional <em>free open access</em> mengakomodir para peneliti di lingkungan akademik (perguruan tinggi) dan organisasi-organisasi peneliti serta para praktisi dalam lingkup pengembangan dan perencanaan spasial wilayah dan kota, meliputi:</p> <p><strong>1. Analisis</strong><strong> tata </strong><strong>ruang</strong><strong> wilayah dan </strong><strong>kota</strong><strong>, </strong></p> <p><strong>2. Pengembangan</strong> <strong>infrastruktur</strong> <strong>kota</strong><strong> dan wilayah, </strong></p> <p><strong>3. Transportasi</strong><strong> dan tata </strong><strong>guna</strong> <strong>lahan</strong><strong>, </strong></p> <p><strong><em>4. Geo-information </em></strong><strong>untuk</strong> <strong>perencanaan</strong><strong> wilayah dan </strong><strong>kota</strong> </p> <p><strong>5. Serta</strong> <strong>analisis</strong><strong> lain yang </strong><strong>terkait</strong> <strong>spasial</strong> <strong>pengembangan</strong><strong> wilayah dan </strong><strong>kota</strong><strong>.</strong></p> <p>Jurnal ini terbit sebanyak <strong>3 (</strong><strong>tiga</strong><strong>) kali </strong><strong>dalam</strong> <strong>setahun</strong>, yaitu pada bulan <strong>April, </strong><strong>Agustus</strong><strong> dan Desember.</strong> Sekali terbitan minimal 5 Artikel, dengan menggunakan Bahasa Indonesia atau Inggris. Tidak menutup kemungkinan terkait special issue untuk seminar atau konferensi dan lainnya yang berkerjasama dengan <em>Compact</em>.</p> <p><em><strong>Compact Journal</strong> </em>telah memiliki nomor ISSN elektronik <strong>2961-8797</strong> dan ISSN cetak <strong>2963-1122 </strong></p> id-ID arief.hidayat@lecturer.itk.ac.id (Dr. Eng. Ir. Arief Hidayat, S.T., M.S.P., M.T., IPM) maryo.inri@lecturer.itk.ac.id (Maryo Inri Pratama, S.T., M.T.) Tue, 09 Jan 2024 09:12:20 +0800 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Kesesuaian Ruang Terbuka Publik Sebagai Ruang Bermain Ramah Anak Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kecamatan Balikpapan Selatan) https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1063 <p>Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Balikpapan menemukan kekurangan area bermain yang aman dan nyaman. Padahal, sesuai Konvensi Hak Anak yang mendukung status Kota Layak Anak, hak untuk bermain termasuk memiliki ruang terbuka hijau dan tempat bermain untuk anak-anak, termasuk mereka yang memiliki kecacatan. Kota Balikpapan memiliki sejumlah ruang terbuka hijau yang aktif, seperti Taman Tiga Generasi, Taman Lalu Lintas, dan Taman Cerdas, yang menyediakan fasilitas umum untuk kegiatan interaktif, belajar, dan bermain bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pedoman pengembangan elemen pendukung ruang bermain yang ramah bagi anak-anak di ruang terbuka hijau publik Kecamatan Balikpapan Selatan. Hal ini dilakukan dengan standar tertentu untuk mendukung tercapainya Kota Layak Anak (KLA), khususnya melalui pengembangan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) sebagai sub-indikator penting dalam mencapai KLA. Penelitian ini menggunakan metode <em>mean score</em> dengan penyebaran kuesioner kepada masyarakat. Hasil temuan yang didapatkan adalah pada ketiga taman terdapat 8 variabel yang mendapatkan kondisi buruk.</p> Bintang Atha Araminta, Dwinsani Pratiwi Astha, Dwiana Novianti Tufail, Nadia Almira Jordan Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1063 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Karakteristik Healing Garden Taman Tiga Generasi Kota Balikpapan https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1057 <p>Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang No. 14 Tahun 2022 menetapkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik sebagai tempat tanaman di ruang terbuka yang dapat mewujudkan kota sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Taman kota, sebagai salah satu RTH publik, memiliki peran penting dalam mengurangi tingkat stres masyarakat perkotaan. Kota Balikpapan mengalami pertumbuhan penduduk mencapai 6 ribu jiwa pada tahun 2022, dengan tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi. Kepadatan ini dapat memicu stres. <em>Healing garden</em>, atau taman penyembuhan, memiliki fungsi untuk mengurangi tingkat stres, seperti terbukti dalam penelitian oleh Setyani dan Theresia. Taman Tiga Generasi Kota Balikpapan, dengan luas 1,5 hektar, menjadi fokus penelitian sebagai taman kota aktif terbesar. Identifikasi karakteristik <em>healing garden</em> di taman ini dianggap penting untuk menilai efektivitasnya dalam menekan tingkat stres masyarakat. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan survei primer dan analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif eksplanatory. Adapun hasil temuan yaitu terdapat 10 (sepuluh) karakteristik <em>healing garden</em> yaitu elemen lunak/keras, aksesibilitas, pemandangan <em>good view</em> dan <em>bad view</em>, pencahayaan dari sinar matahari dan lampu taman, penciuman, pendengaran, perabaan melalui batuan terapi dan matras, keamanan melalui pagar dan CCTV, ketenangan, dan kenyamanan.</p> Deka Adam Budiman, Umar Mustofa, Arief Hidayat, Dwinsani Pratiwi Astha Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1057 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Analisis Karakteristik Sektor Pariwisata Kota Balikpapan https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1068 <p>Pariwisata memiliki peran penting pengembangan suatu kota. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisi karakteristik sektor pariwisata Kota Balikpapan. Kota Balikpapan memiliki banyak potensi di bidang sektor pariwisata dengan 88 objek wisata yang dikategorikan menjadi 7 jenis, yaitu wisata bahari, wisata sejarah, wisata alam/hutan, wisata buatan, wisata kuliner, wisata belanja dan wisata religi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi karakteristik dan persebaran obyek wisata yang tersebar di Kota Balikpapan, memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi sektor pariwisata. Hasil dari penelitian ini merupakan karakteristik dari sektor pariwisata Kota Balikpapan.</p> Difa Oktavia Priandini, Elin Diyah Syafitri, Umar Mustofa, Dwinsani Pratiwi Astha Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1068 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Arahan Pengelolaan Berdasarkan Tipologi dan Pemanfaatan Pemakaman di Kelurahan Karang Joang https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1056 <p>Pada awalnya pemakaman hanya memiliki fungsi menguburkan jenazah namun seiring berjalannya waktu,Pemakaman memiliki fungsi lain contohnya yakni fungsi ekologis, resapan air, sosial budaya, estetika dan penanggulangan bencana. Namun, pemakaman pada Kota Balikpapan umumnya hanya berfungsi menguburkan jenazah sehingga fungsi RTH pada pemakaman menjadi kurang optimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah merumuskan arahan pengelolaan pemakaman berdasarkan Tipologi dan fungsi Pemanfaatannya agar fungsi RTH Pemakaman lebih optimal. Analisis deskriptif komparatif merupakan metode yang digunakan dalam merumuskan arahan pengelolaan pemakaman berdasarkan tipologi dan pemanfaatannya dengan cara membandingkan dengan best practice dan pedoman sehingga output yang telah didapatkan ialah arahan fungsi ekologis harus menyediakan tipologi seperti kebun hujan pengundang satwa, fungsi resapan air harus menyediakan tipologi seperti kolam retensi, fungsi estetika harus meningkatkan visual estetika pada jalur pedestrian dan plaza/alun alun, fungsi sosial budaya harus menyediakan gazebo, mushola hingga kursi untuk berinteraksi dan fungsi penanggulangan bencana harus menyediakan titik kumpul.</p> Endra Tri Prabowo, Mohtana Kharisma Kadri, Umar Mustofa, Maryo Inri Pratama Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1056 Wed, 30 Aug 2023 00:00:00 +0800 Analisis Faktor Penentu Potensi LP2B Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Berdasarkan Persepsi Stakeholder (Studi Kasus : Kota Samarinda) https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1067 <p>Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) disusun pemerintah untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian di tengah pesatnya perkembangan industri global, yang sering mengakibatkan penurunan signifikan dalam sektor pertanian. Meski sektor pertanian merupakan penyedia kebutuhan pokok sandang dan pangan suatu negara, area persawahan yang terdaftar sebagai LP2B memiliki potensi untuk terus menyuplai bahan pangan. Penelitian oleh Putri (2015) menunjukkan bahwa perubahan fungsi lahan pertanian disebabkan oleh permintaan lahan untuk industri, perumahan, dan jaringan jalan, yang juga diperkuat oleh hasil studi Jean, Djuharyanto, dan Nurdiani (2021) yang menyimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk, jumlah industri, luas lahan perumahan, dan jumlah hotel memiliki dampak signifikan terhadap perubahan fungsi lahan sawah di Kabupaten Bogor. Kota Samarinda sebagai lokasi studi telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) yang menetapkan 1.230 hektar atau sekitar 1.7% total luas kota sebagai LP2B dengan tujuan menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah alih fungsi lahan pertanian. Meski demikian, peraturan ini kurang mempertimbangkan persepsi stakeholder yang penting dalam mengakomodasi karakteristik wilayah, yang dapat memberikan wawasan dan membantu merumuskan strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan (Prakoso dan Munandar, 2020). Penelitian ini menggunakan metode <em>Analytical Hierarchy Process</em> (AHP) dengan 11 variabel dan menghasilkan variabel sistem irigasi merupakan variabel dengan bobot tertinggi dan indeks penanaman merupakan variabel dengan bobot terendah.</p> Muhammad Qoirul Purwanto, Ajeng Nugrahaning Dewanti, Rahmat Aris Pratomo, Elin Diyah Syafitri Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1067 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Analisis Karakteristik Persebaran Pasar Informal Berdasarkan Hirarki Jalan di Kota Balikpapan https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1066 <p>Kota Balikpapan merupakan salah satu kota dengan konsep penataan ruang&nbsp; yang &nbsp;berorientasi pada sektor perdagangan. Aktivitas perekonomian pada sektor perdagangan tidak hanya berfokus pada sektor formal saja melainkan juga mencakup sektor informal yang keberadaannya sangat nyata di lingkungan masyarakat saat ini. Salah satu fenomena yang menunjukkan perkembangan sektor informal adalah berpindahnya ruang berdagang yang seharusnya berada di pasar rakyat, sekarang berpindah mendekati pemukiman dan jalan-jalan utama kota. Fenomena ini juga terjadi di kota Balikpapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik persebaran pasar informal di Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode penelitian berupa analisis skoring, analisis komparatif deskriptif dengan prinsip <em>overlay. </em>Hasil penelitian ditemukan bahwa karakteristik persebaran pasar informal secara umum pada setiap hirarki jalan yaitu tidak memiliki izin usaha, luas pasar lebih kecil dari pasar formal (kondisi eksisting &lt;700 m<sup>2</sup>), cenderung berada di tepi jalan, cenderung dekat dengan pemukiman dan memiliki bangunan jenis non permanen dengan bentuk los atau kios. Ditemukan bahwa pasar informal terjadi karena beberapa pedagang tidak mampu menyewa di pasar utama dan terkendala jarak menuju pasar utama, beberapa pedagang juga merasa lokasi di luar pasar lebih strategis, serta lokasi pada tepi jalan ini cenderung dekat dengan kawasan pemukiman dan juga tempat tinggal sehingga memudahkan para pedagang untuk melakukan kegiatan berdagang. Dilihat dari segi fungsi kawasan sebagian besar pertumbuhan pasar informal tumbuh pada kawasan perdagangan dan jasa terutama pada jalan arteri primer dan arteri sekunder, sedangkan sebagian kecilnya lagi tumbuh pada kawasan pemukiman, industri dan pariwisata.</p> Nabilla Nopriyanti, Elin Diyah Syafitri, Ajeng Nugrahaning Dewanti, Mega Ulimaz Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1066 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Arahan Penataan Parkir pada Badan Jalan Kawasan Komersial Koridor Slamet Riyadi Kota Samarinda https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1060 <p>Koridor Jalan Slamet Riyadi adalah salah satu jalan terpenting di Kota Samarinda yang memiliki banyak bisnis dan layanan. Pada hari-hari tertentu, ada banyak kendaraan yang melintasinya. Studi ini sedang disusun dengan tujuan untuk mempelajari pedoman penataan parkir di koridor Jalan Slamet Riyadi. Dari hasil analisis yang telah dilakukan adapun volume parkir terbesar untuk kendaraan mobil berada di koridor 1 sebanyak 130 mobil pada hari kamis dan untuk kendaraan motor berada di koridor 1 sebanyak 381 motor pada hari minggu. Tingkat pergantian parkir tertinggi dan indeks parkir terendah dengan nilai lebih dari &gt;1 kendaraan/SRP dan diketahui bahwa pada koridor 2 dan 3 memiliki nilai lebih dari &gt;1 Dilakukan juga analisis pengguna parkir yang didapatkan rata-rata pengguna parkir berusia &gt;50 tahun. Analisis arahan tentang kenyamanan, ketersediaan, jarak, dan keamanan ditemukan. Hasilnya menunjukkan bahwa penerangan lampu jalan marka, rambu jalan, dan ketersediaan petugas parkir serta peningkatan jarak antara parkir keluar dan masuk diperlukan untuk menghindari bahaya bagi pengguna jalan lainnya.</p> Yunia Indawati Syapolly, Rizky Arif Nugroho, Arief Hidayat, Maryo Inri Pratama Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1060 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Strategi Pengembangan Wisata Budaya Keraton Sumenep di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1039 <p>Keraton Sumenep merupakan salah satu destinasi &nbsp;wisata budaya unggulan di Kabupaten Sumenep, karena memiliki nilai budaya yang menarik. Akan tetapi, Keraton &nbsp;Sumenep masih mendapati berbagai kendala dalam perjalanannya seperti rendahnya minat pengunjung, &nbsp;kurangnya aktivitas wisata yang menarik, dan belum lengkapnya fasilitas sehingga wisata budaya ini belum secara &nbsp;optimal memberikan dampak positif, terkhususnya secara ekonomi kepada masyarakat. Oleh karena itu &nbsp;dibutuhkannya sebuah kajian untuk menganalisis karaktersitik kawasan wisata Keraton Sumenep dan strategi &nbsp;pengembangannya. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan analisis deskriptif karakteristik pariwisata budaya &nbsp;di kawasan wisata yang terdiri atas atraksi, amenitas, aksesibilitas, akomodasi, aktivitas dan nilai budaya, serta &nbsp;analisis faktor Internal dan Eksternal di kawasan wisata seperti kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa karakteristik kawasan &nbsp;Keraton Sumenep berdasarkan enam variabel penelitian adalah sebagai berikut; faktor atraksi terdiri atas &nbsp;bangunan bersejarah, museum keraton, dan ikon peninggalan sejara. Faktor amenitas terdiri atas pusat informasi, &nbsp;dan pusat oleh-oleh (UMKM). Dari segi Aksesibilitas, kemudahan untuk menjangkau Keraton Sumenep sudah &nbsp;sangat baik, karena berada tepat di pusat kota, bisa di tempuh melalui berbagai arah, dan kondisi jalan yang bisa &nbsp;di lewati oleh semua jenis kendaraan, Faktor akomodasi nya terdiri dari homestay dan hotel di sekitar Keraton, &nbsp;selanjutnya aktivitas wisata yang bisa dilakukan di kawasan wisata Keraton Sumenep adalah menjelajahi lokasi &nbsp;keraton dan mengunjungi museum Keraton. Untuk nilai budaya nya terdiri atas sejarah dan tradisi Keraton &nbsp;Sumenep. Berdasarkan hasil analisis SWOT diketahui strategi pengembangan yang dilakukan adalah fokus untuk &nbsp;mengatasi kelemahan untuk meraih peluang. Sehingga dirumuskan tiga strategi pengembangan yaitu optimalisasi &nbsp;kelengkapan fasilitas wisata, pengembangan ekonomi lokal, dan pengadaan aktivitas wisata yang menarik.</p> Titik Poerwati, Kevie Desderius, Eglantyne Lidya Subnafeu, Ester Parmanes, Dityanda Rangga Saputra, Yohanes Aprilianus Dapa Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1039 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800 Analisis Konfigurasi Jaringan Jalan dengan Metode Space Syntax sebagai Strategi Mitigasi Kriminalitas https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1052 <p>Kasus kriminalitas di Indonesia menunjukkan peningkatan. Perlu ada inovasi untuk mengatasi isu tersebut, perkembangan teknologi dan ketersediaan data spasial yang mudah diakses mendorong potensi bidang <em>urban analytic</em> sebagai penyelesaian masalah. Salah satu metode <em>urban analytic</em> tersebut adalah metode <em>space syntax</em>. <em>Space syntax</em> adalah metode analisis spasial yang digunakan untuk mempelajari hubungan antara konfigurasi ruang dan pola pergerakan manusia di dalamnya. Terdapat berbagai penelitian tentang hubungan yang signifikan antara konfigurasi jalan dan tingkat kriminalitas. Penulisan ini membahas dan mengidentifikasi karakteristik pada konfigurasi jalan yang berhubungan dengan tingkat kriminalitas dengan metode <em>Space syntax</em>. Dilanjutkan dengan bagaimana penerapan prinsip <em>Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED</em>) pada karakteristik segmen jalan tersebut. Integrasi <em>space syntax</em> sebagai metode untuk prediksi tingkat kriminalitas dan <em>CPTED</em> sebagai metode untuk pencegahannya, memiliki potensi sebagai strategi mitigasi kriminalitas.</p> Kevin Fadillah Muadzin Hak Cipta (c) 2024 COMPACT: Spatial Development Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/1052 Sat, 30 Dec 2023 00:00:00 +0800