Peningkatan Aksesibilitas Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Dengan Integrasi Antarmoda

Penulis

  • Charmandri Rifqi Wiky Putra Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Khairunnisa Adhar Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Arief Hidayat Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Dwiana Novianti Tufail Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Srirahadita Pamungkas Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/compact.v4i2.8481489

Kata Kunci:

aksesibilitas, bandar udara, integrasi antarmoda, kesesuaian, SWOT

Abstrak

Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan merupakan salah satu titik simpul utama bagi transportasi udara di wilayah Kalimantan khususnya Kota Balikpapan. Bandara Internasional SAMS Sepinggan juga menjadi salah satu bandara dengan lalu lintas tersibuk di Kalimantan. Namun situasi tersebut belum menjadi fokus utama dalam penyediaan transportasi publik dan infrastruktur mobilitas yang memadai sehingga tingginya angka pergerakan penumpang pada bandara SAMS dapat berpotensi menimbulkan peningkatan terhadap angka kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh tingginya angka penggunaan kendaraan bermotor pribadi. Oleh karena itu, diperlukan aksesibilitas berupa integrasi antarmoda transportasi. Integrasi antarmoda transportasi adalah upaya pengembangan kota, wilayah, atau kawasan dengan mengintegrasikan dan/atau menghubungkan berbagai jenis moda transportasi yang berbeda. Integrasi antar moda transportasi memiliki prinsip mewujudkan integrasi kawasan dengan meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, dan keterpaduan kawasan dengan menghubungkan kawasan moda transportasi publik yang saling terhubung dan terintegrasi menggunakan metode kualitatif berupa analisis kesesuaian terhadap regulasi, analisis preferensi moda dengan metode AHP, dan perumusan strategi dengan SWOT. Berdasarkan temuan lapangan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan transportasi dengan biaya terjangkau, mudah diakses, dan terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan adanya koordinasi antar operator moda transportasi dan perbaikan terhadap kualitas pelayanan.

 

Kata-kunci : Bandar Udara, Integrasi Antarmoda, Aksesibilitas, Kesesuaian, AHP, SWOT

Referensi

Standar Nasional Indonesia (2004). TATA CARA PERENCANAAN LINGKUNGAN DI PERKOTAAN

Gusleni, Y., Joewono Soemardjito, dan, & Artikel, I. (n.d.). WARTA ARDHIA Jurnal Perhubungan Udara Analisis Aksesibilitas Yogyakarta International Airport untuk Mendukung Layanan Transportasi Antarmoda Analysis of Accessibility to Support Intermodal Transportation Services at Yogyakarta Internasional Airport. https://doi.org/10.25104/w

JURNAL KETERPADUAN ANTAR MODA 3. (n.d.).

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, S., & Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta Korespondensi Penulis, S. (2023). Analisis Kebutuhan Fasilitas Integrasi Antarmoda di Bandar Udara Tambolaka Kota Sumba Barat Daya Nuriah Ningrum Nanik Riananditasari. 2(4), 2963–5012. https://doi.org/10.58192/ocean.v2i4.1494

Rizka, M., Wibowo, F., Agustien, M., & Kadarsa, E. (2023). Kajian Integrasi Antar Moda Transportasi Umum Pada Kawasan Pasar KM 5 Kota Palembang. VIII(2).

Aurora Peneliti Bidang Multimoda -Badan Litbang Perhubungan Jln Medan Merdeka Timur, Y. (n.d.). KETERPADUAN PRASARANA TRANSPORTASI ANTARMODA DI BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU, PADANG THE INTEGRATION OF INTERMODAL TRANSPORT FACILITY AT MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT, PADANG.

Rahmatullah, A. R., Dewi, D. I. K., & Nurmasari, C. D. T. (2022). INTEGRASI ANTAR TRANSPORTASI UMUM DI KOTA SEMARANG. Jurnal Pengembangan Kota, 10(1), 36–46. https://doi.org/10.14710/jpk.10.1.36-46

Pengembangan Angkutan Lanjutan Dengan Moda Transportasi Jalan di Bandara Ahmad Yani Semarang, P., Capah, J., Yani Kota Semarang, A., Kabupaten Semarang, U., Kabupaten Blora, C., & Sukorejo Kabupaten Kendal, serta. (2013). POTENSI PENGEMBANGAN ANGKUTAN LANJUTAN DENGAN MODA TRANSPORTASI JALAN DI BANDARA AHMAD YANI SEMARANG THE POTENTIAL DEVELOPMENT OF ADVANCED TRANSPORTATION BY ROAD TRANSPORT AT THE AIRPORT OF AHMAD YANI SEMARANG. In Review (Vol. 1).

Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada Jln Kemuning M-, I., Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, dan, Teknik, F., Prabowo Harmanto, J., Prasetio Nugroho, D., & Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada Jln Kemuning M-, M. (2023). EVALUASI INTEGRASI JALUR PERPINDAHAN MODA (STUDI KASUS: BANDARA ADI SUMARMO). In Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (Vol. 10, Issue 1).

KEPMENHUB NO 3 TH 2001. (2001).

UU NO 1 TAHUN 2009 TENTANG PENERBANGAN. (2009).

Fata Tofani, E., Pratama, Y., & Istiqomah, ; Nurul. (2024).

Penerapan Metode AHP dalam Pemilihan Moda Transportasi pada Kalangan Gen Z The Implementation of AHP Method in Selecting Transportation Modes of Gen Z. https://journal.uns.ac.id/policy.

Syiah Kuala, U., Zulhadi, T., Saleh, S. M., & Anggraini, R. (2017). Darussalam Banda Aceh 23111 2,3) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik.

ANALISIS MODA BANDARA AHMAD YANI. (2017).

Institute of Transportation Development Policy (n.d.).

Pedoman Integrasi Antarmoda.

PERMENHUB KM 49 TH 2005 TENTANG SISTEM TRANSPORTASI NASIONAL. (2005).

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-30

Cara Mengutip

Rifqi Wiky Putra, C., Adhar, K., Hidayat, A., Novianti Tufail, D., & Pamungkas, S. (2025). Peningkatan Aksesibilitas Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Dengan Integrasi Antarmoda. COMPACT: Spatial Development Journal, 4(2), 15–25. https://doi.org/10.35718/compact.v4i2.8481489

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >> 

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.