Analisis TOPSIS Dalam Penentuan Rusunawa Unggul Menggunakan Aspek Hunian Keberlanjutan Berdasarkan Persepsi Penghuni
DOI:
https://doi.org/10.35718/compact.v4i1.8481465Kata Kunci:
Kota Balikpapan, Rusunawa, Sustainable Housing, TOPSISAbstrak
Penerapan metode analisis TOPSIS bertujuan untuk menentukan rusunawa unggul di Kota Balikpapan berdasarkan persepsi penghuni mengenai berbagai aspek keberlanjutan. Penelitian ini mengkaji sembilan rusunawa yang ada di Balikpapan dan mengidentifikasi kondisi eksisting rusunawa melalui empat aspek keberlanjutan, yaitu lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa kekurangan dalam pengelolaan rusunawa, seperti pengelolaan sampah dan air limbah yang belum optimal, kurangnya fasilitas sosial dan budaya, serta terbatasnya dukungan terhadap kegiatan ekonomi mandiri penghuni. Melalui penerapan analisis TOPSIS, ditemukan rusunawa dengan tingkat keberlanjutan terbaik, yang menjadi acuan bagi pengembangan rusunawa di masa depan. Konsep sustainable housing yang diusulkan mencakup pengembangan sistem energi terbarukan, peningkatan fasilitas sosial budaya, serta pengelolaan lingkungan yang lebih partisipatif untuk mewujudkan hunian yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup penghuni.
Referensi
Adlini Miza Nina. (2022). METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI PUSTAKA (Vol. 6, Issue 1).
Andini, M., Candra Dewi, O., & Marwati, A. (2021). Urban Farming During the Pandemic and Its Effect on Everyday Life. International Journal of Built Environment and Scientific Research, 05.
Arfiansyah. (2018). EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) DI KOTA BALIKPAPAN. Jurnal Administrative Reform, 6(4).
ARIYANTI, G. F. (2018). PENILAIAN LIVABILITY RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI RUSUNAWA DANDANGAN KOTA KEDIRI. https://repository.its.ac.id/54254/1/3614100021-Undergraduate_Theses.pdf?utm_source=chatgpt.com
Balikpapan, P. K. (2024, July 19). FGD Bersama Stafsus Presiden, Balikpapan ikut terlibat Pembahasan Isu Strategis IKN.
Ernawati, R. (2020). ADAPTASI PENGGUNAAN RUANG GANG KAMPUNG PADA KEGIATAN HOME BASED ENTERPRISE (HBE). Nature: National Academic Journal of Architecture, 7(2), 192. https://doi.org/10.24252/nature.v7i2a5
Glen. (2019). Kebutuhan Rumah 12 Ribu Unit di Balikpapan, Baru Terbangun 3 Ribu Unit.
Golubchikov, Oleg., & Badyina, Anna. (2012). Sustainable housing for sustainable cities : a policy framework for developing countries. UN-HABITAT.
Hendra Septianus. (2023). Menengok Rusunawa di Balikpapan. https://kaltimkece.id/warta/balikpapan/menengok-rusunawa-di-balikpapan.
Januas, M. S. (2024). Dampak IKN, penduduk Balikpapan meningkat 1,4 persen per tahun. https://kaltim.antaranews.com/berita/211092/dampak-ikn-penduduk-balikpapan-meningkat-14-persen-per-tahun
Mutmainnah, N. (2014). 102643-ID-urbanisasi-di-kota-balikpapan-formasi-so. Vlolume 18, Nomor 1, 51–65.
Wajdi Farid. (2024). METODE PENELITIAN KUANTITATIF. www.freepik.com
Wijayanti, S. H., Pandia, W. S. S., & Sutarno, H. Y. (2019). The concept of Green Rusunawa for the urban community in Indonesia. ASEAN Journal of Community Engagement, 3(2). https://doi.org/10.7454/ajce.v3i2.1061
Zaim, Z., & Gusmaya, R. (2016). Prosiding Seminar Nasional SUSTAINABLE ARCHITECTURE AND URBANISM 2016 Universitas Diponegoro ANALISIS SPASIAL DAN TOPSIS DALAM PENENTUAN LOKASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH (Studi Kasus Kota Pekanbaru).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 COMPACT: Spatial Development Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




