Karakteristik Briket Arang Limbah Bambu dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif
140 - 151
DOI:
https://doi.org/10.35718/specta.v10i2.8481531Keywords:
Biomassa, Briket, Energi, Limbah Bambu, Tongkol JagungAbstract
Kebutuhan energi fosil terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri, sehingga diperlukan sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik briket arang berbahan baku limbah bambu dan tongkol jagung dengan perekat tepung tapioka serta menentukan komposisi optimum yang memenuhi standar mutu. Briket dibuat dengan variasi komposisi limbah bambu jagung sebesar 90:0:10, 80:10:10, 70:20:10, 60:30:10, dan 50:40:10. Karakteristik yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat, dan nilai kalor berdasarkan SNI 01-6235-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 50:40:10 merupakan komposisi terbaik dengan kadar air 7,10%, kadar abu 2,96%, dan nilai kalor 6.305,62 kal/g yang telah memenuhi standar SNI. Namun, kadar zat menguap sebesar 39,27% dan karbon terikat sebesar 50,67% masih belum memenuhi persyaratan standar. Dengan demikian, limbah bambu dan tongkol jagung berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku briket alternatif, meskipun diperlukan optimasi proses untuk meningkatkan kualitas produk.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rina Noor Hayati, Riza Hudayarizka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NoDerivs 4.0 Generic(CC BY-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.













