Karakteristik Briket Arang Limbah Bambu dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif

140 - 151

Penulis

  • Rina Noor Hayati Institut Teknologi kalimantan
  • Riza Hudayarizka Institut Teknologi Kalimantan
  • Christianus Tiaryo Institut Teknologi Kalimantan
  • Chandra S. Rahendaputri The University of Osaka

DOI:

https://doi.org/10.35718/specta.v10i2.8481531

Kata Kunci:

Biomassa, Briket, Energi, Limbah Bambu, Tongkol Jagung

Abstrak

Kebutuhan energi fosil terus bertambah sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk dan kemajuan industri. Energi dari fosil, seperti batu bara menjadi bahan bakar utama dalam sektor industri, seperti industri semen dan pembangkit listrik. Peningkatan konsumsi energi fosil memiliki dampak pada lingkungan antara lain, kelangkaan sumber daya, peningkatan emisi, dan kerusakan lingkungan lainnya. Oleh karenanya, dibutuhkan energi alternatif yang ramah lingkungan dan sumber daya berkelanjutan. Briket adalah energi alternatif dari biomassa yang dimanfaatkan sebagai substitusi batu bara. Limbah bambu dan tongkol jagung adalah biomassa yang berpotensi dimanfaatkan untuk bahan baku briket. Tepung tapioka berfungsi untuk perekat karena memilki kemampuan daya rekat yang tinggi. Variasi komposisi limbah bambu, tongkol jagung, dan perekat yang digunakan dalam pembuatan briket adalah 90:0:10, 80:10:10, 70:20:10, 60:30:10, dan 50:40:10. Pengujian karakteristik menunjukan bahwa komposisi 50:40:10 merupakan variasi yang paling optimum, dimana Hasil pengujian menunjukkan kadar air 7,1%, kadar abu 2,96%, serta nilai kalor sebesar 6.305,62 Kal/g, yang memenuhi standar SNI 01-6235-2000 Tentang Baku Mutu Briket Arang Kayu Kadar zat menguap dan karbon terikat, yaitu 39,27% dan 50,67% belum memenuhi standar SNI.

Diterbitkan

2026-09-01

Cara Mengutip

Noor Hayati, R., Riza Hudayarizka, Tiaryo, C., & Rahendaputri, C. S. (2026). Karakteristik Briket Arang Limbah Bambu dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif: 140 - 151. SPECTA Journal of Technology, 10(2). https://doi.org/10.35718/specta.v10i2.8481531

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama