Analisis Korelasi Antar Sektor di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

164 - 176

Authors

  • Eka Santoso Institut Teknologi Kalimantan
  • Akbar Taufik Amrullah Institut Teknologi Kalimantan
  • Yohanes Novandi Kurniawan Lazuardi Institut Teknologi Kalimantan
  • Aris Pransisco Siringo Ringo Institut Teknologi Kalimantan
  • Magh Heryan Tudaan Institut Teknologi Kalimantan
  • Febri Rahmawati Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhamad Aziz Malikul Mulki Muttaqin Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/specta.v10i2.8481793

Keywords:

IHSG, korelasi sektoral, signifikansi korelasi, korelasi bergulir, diversifikasi portofolio

Abstract

Penelitian ini menganalisis korelasi antar sektor penyusun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan implikasinya terhadap diversifikasi portofolio, menggunakan log return harian tujuh indeks sektoral pada periode 26 Januari 2021 sampai 26 Mei 2025 sebanyak 1043 hari perdagangan. Korelasi Pearson dihitung untuk seluruh pasangan sektor beserta uji signifikansinya, dan dinamika korelasi diperiksa melalui jendela bergulir 126 hari serta perbandingan dua paruh sampel. Optimisasi mean variance atau MVO diterapkan dengan batasan tanpa short selling dan tanpa leverage, asumsi tingkat bebas risiko 6 persen per tahun, serta anualisasi 252 hari, dengan portofolio bobot sama rata sebagai pembanding naif. Hasil menunjukkan seluruh pasangan korelasi signifikan secara statistik, dengan pasangan terkuat adalah industri dan energi (r = 0,545) dan pasangan terlemah adalah kesehatan dan teknologi (r = 0,087, p = 0,0048). Analisis bergulir dan dua paruh sampel menunjukkan struktur korelasi ini tidak stabil sepanjang waktu, bergeser rata rata sebesar 0,151 antar sub periode. Portofolio rasio Sharpe maksimum mencapai rasio Sharpe 1,247 dibandingkan 0,496 untuk portofolio bobot sama rata, mengonfirmasi adanya nilai tambah efisiensi dari alokasi berbasis korelasi, namun portofolio ini menempatkan seluruh bobotnya hanya pada dua dari tujuh sektor, sebuah konsentrasi yang sekaligus mendukung dan mempersulit narasi diversifikasi serta memerlukan validasi luar sampel sebelum digunakan secara praktis.

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Santoso, E., Amrullah, A. T., Lazuardi, Y. N. K., Siringo Ringo, A. P., Tudaan, M. H., Rahmawati, F., & Muttaqin, M. A. M. M. (2026). Analisis Korelasi Antar Sektor di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG): 164 - 176. SPECTA Journal of Technology, 10(2). https://doi.org/10.35718/specta.v10i2.8481793