Indonesian Mortality-Based Dual Purpose Life Insurance Premium Model with Multiple Decrement and Interest Rate Sensitivity
DOI:
https://doi.org/10.35718/specta.v10i1.8481947Kata Kunci:
Endowment Life Insurance, Multiple Decrement, Premium, Mortality in Indonesia, Interest Rate SensitivityAbstrak
Asuransi jiwa dwiguna merupakan produk yang memberikan manfaat baik ketika tertanggung meninggal dunia maupun tetap hidup hingga akhir masa kontrak. Penentuan premi untuk produk ini memerlukan model yang mampu menangkap lebih dari satu jenis risiko, sehingga pendekatan multiple decrement menjadi relevan. Penelitian ini bertujuan menghitung premi asuransi jiwa dwiguna dengan mempertimbangkan dua penyebab keluar, yaitu kematian dan ketidakmampuan membayar (lapse), menggunakan data mortalitas Indonesia TMPI 2023, peluang gagal bayar dari laporan OJK 2025, serta skenario sensitivitas suku bunga. Metode penelitian meliputi penyusunan tabel peluang hidup dan peluang aktif membayar, penentuan faktor diskonto berdasarkan model suku bunga deterministik dengan tiga skenario (pesimis, realistis, optimis), serta perhitungan nilai kini manfaat dan premi tahunan untuk dua kasus decrement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa premi sangat dipengaruhi oleh sensitivitas terhadap tingkat bunga. Suku bunga yang lebih rendah menghasilkan premi yang lebih tinggi, sedangkan suku bunga yang lebih tinggi menurunkan premi sesuai prinsip diskonto. Pada Kasus 1 (kematian) dan Kasus 2 (gagal bayar), diperoleh nilai premi yang berbeda karena variasi probabilitas decrement masing-masing risiko. Secara keseluruhan, model multiple decrement terbukti memberikan hasil perhitungan yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi risiko aktual di Indonesia. Penelitian ini juga mengidentifikasi potensi pengembangan dengan memasukkan model suku bunga stokastik serta penambahan jenis decrement lain agar dapat mendukung penetapan premi yang lebih komprehensif bagi industri asuransi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aris Pransisco Siringo Ringo, Eli Zulkatri, Ahmad Rhandy Irsandha, Brayen Endo Raldie, Novia Ramadhany Rumengan, Natalie Mawar Desember Desember, Beby Griselda Putri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NoDerivs 4.0 Generic(CC BY-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.














