OPTIMALISASI UNIT PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN MAGGOT DI TPA MANGGAR KOTA BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.35718/specta.v10i1.8481642Kata Kunci:
Maggot, Manggar Municipal Solid Waste (MSW), Optimization, Organic Waste, ProcessingAbstrak
Permasalahan pengelolaan sampah organik di Kota Balikpapan semakin meningkat dengan timbulan mencapai
193.038 ton/tahun, dimana 70,3% berasal dari limbah rumah tangga. Salah satu solusi yang diterapkan di TPA Manggar Kota Balikpapan adalah pengolahan sampah organik menggunakan maggot (larva BSF). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengolahan sampah, serta merumuskan strategi optimalisasi fasilitas pengolahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta analisis best practice sebagai dasar perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa permasalahan, seperti tidak adanya penimbangan telur BSF, gangguan predator di kandang lalat, biopon tanpa saluran lindi, dan proses pemisahan maggot-kasgot yang masih manual. Optimalisasi dilakukan melalui desain ulang kandang lalat BSF, penambahan dan perbaikan biopon untuk produksi POC hingga 1,7 Liter/siklus, perancangan mesin pengayak, serta penataan ulang layout rumah maggot. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas pengolahan hingga 1,092 ton/siklus serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rina Noor Hayati, Basransyah, Chandra S. Rahendaputri, Cut Keumala Banaget, Ismi Khairunnissa Ariani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NoDerivs 4.0 Generic(CC BY-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.














