Aplikasi Campuran Ekstrak Kulit Nanas dan Biji Pepaya sebagai Biokoagulan untuk Penurunan Fe, Mn, dan Kekeruhan pada Air Asam Tambang dengan Metode Jar Test
DOI:
https://doi.org/10.35718/specta.v9i3.8481486Kata Kunci:
air asam tambang, biji pepaya, biokoagulan, koagulasi, kulit nanasAbstrak
Air asam tambang dapat mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Air asam tambang dapat diolah menggunakan metode jar test koagulasi-flokulasi dengan biokoagulan kulit nanas dan biji pepaya untuk mengurangi pencemar yang terkandung didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Air Asam Tambang, menganalisis pengaruh dosis biokoagulan dan menganalisis variasi waktu pengadukan lambat dalam menurunkan parameter Fe, Mn, Kekeruhan pada air asam tambang. Variabel penelitian yang digunakan, yaitu dosis biokoagulan 0,5 – 2,5 gr/500 mL dan waktu pengadukan lambat 10 – 30 menit. Berdasarkan uji karakteristik, air asam tambang memiliki kandungan yang melampaui baku mutu. Dosis biokoagualan yang optimum adalah 0,5 gr/500 mL dengan efisiensi penyisihan parameter Fe sebesar 66,56% dengan konsentrasi 18,3 mg/L, Mn sebesar 8,71% dengan konsentrasi 12,78 mg/L, dan Kekeruhan sebesar 78,87% dengan konsentrasi 5,33 NTU. Waktu pengadukan optimum adalah 10 menit dengan efisiensi penyisihan Fe sebesar 61,71%, Mn sebesar 71,18%, dan Kekeruhan sebesar 63,12%.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ismi Khairunnissa Ariani, Rina Noor Hayati, Riza Hudayarizka, Cut Keumala Banaget, Krisma Nabilla

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NoDerivs 4.0 Generic(CC BY-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.














