Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan Menggunakan Metodologi Intergovernmental Panel on Climate Change

Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan

Penulis

  • Samuel Bunga' Institut Teknologi Kalimantan
  • Chandra Suryani Rahendaputri Institut Teknologi Kalimantan
  • Rahmi Yorika Institut Teknologi Kalimantan
  • Intan Dwi Wahyu Setyo Rini Institut Teknologi Kalimantan
  • Melisa Triandini Maulana Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/specta.v9i3.8481427

Kata Kunci:

Greenhouse Gas Emissions, Institut Teknologi Kalimantan, Waste Management

Abstrak

Institut Teknologi Kalimantan melakukan pengelolaan sampah dengan sistem solid waste disposal. Pada kondisi eksistingnya sampah langsung dibawa ke TPA tanpa adanya pengolahan seperti pemanfaatan sampah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis emisi gas rumah kaca dari kondisi eksisting pengelolaan sampah di Institut Teknologi Kalimantan dan berdasarkan 3 skenario pengelolaan sampah. Metode penelitian mengacu pada IPCC 2019. skenario 1 berupa penimbunan sampah di TPA, pengomposan sampah organik, dan daur ulang sampah (RF 80%) skenario 2 berupa pembakaran sampah, pengomposan sampah organik, dan daur ulang sampah (RF 50%) dan skenario 3 berupa pembakaran sampah dan pengomposan sampah organik. Hasil penelitian menunjukkan sampah kertas menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca tertinggi pada skenario 0 yaitu 52% dari total nilai emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Berdasarkan ketiga skenario diketahui emisi gas rumah kaca tertinggi diperoleh dari skenario 3 dan pada skenario tersebut pembakaran sampah (incinerator) menjadi penyumbang emisi tertinggi yaitu 93% dari total emisi pada skenario 3. Jenis sampah yang menghasilkan emisi gas rumah kaca pada penimbunan sampah di TPA berdasarkan skenario 0 adalah sampah organik (sisa makanan), sampah kertas, dan sampah kayu dari ketiga jenis sampah tersebut sampah kertas menunjukkan nilai emisi gas rumah kaca tertinggi hal ini karena sampah kertas memiliki nilai Degradable Organic Carbon (DOC) yang tinggi. Berdasarkan ketiga skenario dengan tidak memperhitungkan aspek ekonomi dan dengan asumsi tanpa pengendalian diketahui pembakaran sampah (incinerator) memiliki nilai emisi tertinggi dibandingkan dengan penimbunan sampah (TPA) dan pengomposan.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Bunga', S., Rahendaputri, C. S., Yorika, R., Rini, I. D. W. S., & Maulana, M. T. (2025). Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan Menggunakan Metodologi Intergovernmental Panel on Climate Change: Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan. SPECTA Journal of Technology, 9(3), 253–265. https://doi.org/10.35718/specta.v9i3.8481427

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama