Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan Menggunakan Metodologi Intergovernmental Panel on Climate Change
Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Pada Pengelolaan Sampah di Institut Teknologi Kalimantan
DOI:
https://doi.org/10.35718/specta.v9i3.8481427Kata Kunci:
Greenhouse Gas Emissions, Institut Teknologi Kalimantan, Waste ManagementAbstrak
Institut Teknologi Kalimantan melakukan pengelolaan sampah dengan sistem solid waste disposal. Pada kondisi eksistingnya sampah langsung dibawa ke TPA tanpa adanya pengolahan seperti pemanfaatan sampah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis emisi gas rumah kaca dari kondisi eksisting pengelolaan sampah di Institut Teknologi Kalimantan dan berdasarkan 3 skenario pengelolaan sampah. Metode penelitian mengacu pada IPCC 2019. skenario 1 berupa penimbunan sampah di TPA, pengomposan sampah organik, dan daur ulang sampah (RF 80%) skenario 2 berupa pembakaran sampah, pengomposan sampah organik, dan daur ulang sampah (RF 50%) dan skenario 3 berupa pembakaran sampah dan pengomposan sampah organik. Hasil penelitian menunjukkan sampah kertas menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca tertinggi pada skenario 0 yaitu 52% dari total nilai emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Berdasarkan ketiga skenario diketahui emisi gas rumah kaca tertinggi diperoleh dari skenario 3 dan pada skenario tersebut pembakaran sampah (incinerator) menjadi penyumbang emisi tertinggi yaitu 93% dari total emisi pada skenario 3. Jenis sampah yang menghasilkan emisi gas rumah kaca pada penimbunan sampah di TPA berdasarkan skenario 0 adalah sampah organik (sisa makanan), sampah kertas, dan sampah kayu dari ketiga jenis sampah tersebut sampah kertas menunjukkan nilai emisi gas rumah kaca tertinggi hal ini karena sampah kertas memiliki nilai Degradable Organic Carbon (DOC) yang tinggi. Berdasarkan ketiga skenario dengan tidak memperhitungkan aspek ekonomi dan dengan asumsi tanpa pengendalian diketahui pembakaran sampah (incinerator) memiliki nilai emisi tertinggi dibandingkan dengan penimbunan sampah (TPA) dan pengomposan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Samuel Bunga', Chandra Suryani Rahendaputri, Rahmi Yorika, Intan Dwi Wahyu Setyo Rini, Melisa Triandini Maulana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NoDerivs 4.0 Generic(CC BY-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.














