Karakteristik Buah Nipah Karbon Aktif dari Serabut Nipah Teraktivasi Potassium Hydroxide (KOH)

Authors

  • Ade Wahyu Yusariarta Putra Parmita Institut Teknologi Kalimantan
  • Andromeda Dwi Laksono Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Iskandar Zulkarnain Institut Teknologi Kalimantan
  • Ansita Fitri Budi Hartanti Institut Teknologi Kalimantan
  • Rizky Vi'atul Mudhawammah Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/specta.v4i3.232

Keywords:

Aktivasi secara Kimia, Karbonisasi, Karbon Aktif, Potassium Hydoxide, Serabut Buah Nipah.

Abstract

Karbon aktif yang bersumber dari serabut buah nipah yang merupakan limbah yang belum dimanfaatkan dengan maksimal dibuat menggunakan metode aktivasi secara kimia menggunakan potassium hydroxide (KOH). Proses pembuatan karbon aktif dimulai dengan proses karbonisasi dilakukan dengan temperatur 400oC kemudian diaktivasi dengan kosentrasi KOH 1,5M. Hasil aktivasi KOH dibandingkan dengan hasil dari karbonisasi. Diperoleh hasil secara FTIR yang menunjukkan masih terdapat gugus fungsi yang menunjuukan adanya lignoselulosa dan sudah terbentuk grafit. Hasil XRD juga menunjuukan terbentuknya graphite amorph pada hasil aktivasi dengan KOH sedangkan hasil karbonisasi menghasilkan grafit yang lebih kristalin. Hasil XRD juga menunjukkan pada aktifasi KOH sudah tidak ada pengotor yang mengindikasikan proses adsorpsi yang lebih baik dibandingkan tanpa aktivasi. Hasil morfologi menunjukkan ukuran poros pada karbon yang teraktivasi KOH lebih besar 8,8 % dari pada tanpa aktivasi secara kimia. Ukuran pori yang lebih besar akan mengindikasikan luas permukaan yang lebih luas, sehingga akan lebih baik digunakan sebagai adsorben.

Downloads

Published

2020-12-04