Air Bersih, Filtrasi, Pasir Malang, Rainwater Harvesting
Abstract
Ketersediaan air bersih adalah suatu kebutuhan yang sangat penting, terutama di daerah yang belum memiliki akses jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) seperti Masjid Baitussalam di Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara. Masjid ini selama ini hanya bergantung pada air hujan dan air tanah tanpa adanya sistem penyaringan yang cukup. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sistem Rainwater Harvesting dengan menambahkan sistem penyaringan sederhana memakai media pasir Malang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa air hujan sebelum disaring memiliki pH 6,3 dan Total Dissolved Solids (TDS) 627 ppm, yang tidak sesuai dengan standar air bersih. Setelah proses filtrasi, pH naik menjadi 7,0 dan TDS turun secara signifikan menjadi 27 ppm, yang menunjukkan peningkatan kualitas air yang nyata. Sistem ini beroperasi dengan memanfaatkan gravitasi dan tidak memerlukan sumber energi tambahan, sehingga ideal digunakan di komunitas berskala kecil. Selain pemasangan fisik, dilakukan juga penyuluhan kepada masyarakat mengenai cara pemakaian dan pemeliharaan alat filtrasi. Aktivitas ini menunjukkan bahwa sistem penyaringan sederhana yang berbasis pasir Malang dapat menjadi jawaban yang efisien dan berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di kawasan terpencil.