PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA FILTER AIR BOR PADA KAMPUNG TUMARITIS

Authors

  • Maryo Inri Pratama Institut Teknologi Kalimantan
  • Fathiyah Rahmi Hidayat Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Kaulika Anjani Putri Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Fahwa Adhwazaiza Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Franadika Abidharta Fendina Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Dewinta Kholifatul Saqia Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Challysta Clorinda Kala Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Dion Putra Kurniawan Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan
  • Alief Taufik Kurniawan Teknik Sipil, Institut Teknologi Kalimantan
  • Meldy Tiara Putri Teknik Sipil, Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Akbar Syahril Teknik Sipil, Institut Teknologi Kalimantan
  • Ramaditha Devi Anjani Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/pikat.v7i1.8481865

Keywords:

Filter Air, Kampung Tumaritis, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian, Teknologi Tepat Guna

Abstract

Akses air bersih menjadi tantangan krusial di Kampung Tumaritis, Balikpapan, di mana ketergantungan pada air sumur bor berkualitas rendah/keruh dan berbau telah berdampak negatif pada kesehatan warga. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program inovasi sosial melalui pengabdian masyarakat diimplementasikan dengan menerapkan teknologi tepat guna berupa sistem filter air. Pendekatan partisipatif holistik digunakan, diawali dengan survei lokasi dan pemetaan kebutuhan melalui kuesioner awal. Tahap implementasi mencakup serangkaian kegiatan terstruktur: pemaparan program kepada warga, pembangunan fondasi untuk tandon, pembangunan fondasi wadah filter air, perakitan sistem filter menggunakan media pasir malang, pemasangan booster air untuk optimalisasi distribusi air, pengecekan kualitas air setelah filter dipasang, sosialisasi pemeliharaan filter air ke warga, dan evaluasi program dengan pengisian kuesioner ke  warga. Keberlanjutan program diperkuat melalui sesi pelatihan pemeliharaan mandiri bagi warga. Keberhasilan dievaluasi secara kuantitatif melalui kuesioner pra dan pasca-intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana rata-rata indikator penilaian kualitas air meningkat dari 3.00 menjadi 4.40 (kenaikan 1.40 poin pada skala 5). Keberhasilan teknis ini didukung oleh penerimaan sosial yang luar biasa, terbukti dari 100% pengakuan warga atas manfaat nyata filter dan 100% komitmen untuk merawatnya. Kesimpulannya, program ini tidak hanya berhasil menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan, tetapi juga sukses meningkatkan kemandirian masyarakat melalui adopsi teknologi yang efektif dan terjangkau.

Downloads

Published

2026-01-06