IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI INTERAKTIF UNTUK MENDORONG BUDAYA BACA ANAK DI YAYASAN DARUSH SHOLIHIN BALIKPAPAN UTARA

Authors

  • Hesti Rosita Dwi Putri Institut Teknologi Kalimantan
  • Hijriah Institut Teknologi Kalimantan
  • Abdurrahman Husein Farisi Institut Teknologi Kalimantan
  • Alyaa Az Zahra Putri Muslim Institut Teknologi Kalimantan
  • Marcelina Septi Ardiyanti Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Ridwan Akbar Institut Teknologi Kalimantan
  • Shita Nursyifa Institut Teknologi Kalimantan
  • Sri Yunita Andini Institut Teknologi Kalimantan
  • Thoriq Yudhistira Institut Teknologi Kalimantan
  • Wulan Gustiana Institut Teknologi Kalimantan
  • Zahra Pusvita Hanindityas Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/pikat.v7i1.8481858

Keywords:

Pembelajaran Interaktif, Literasi, Minat Baca

Abstract

Yayasan Darus Solihin yang terletak di Jl. Soekarno Hatta Km. 17, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Saat ini, Yayasan Darush Sholihin masih berfokus pada penyelenggaraan pendidikan nonformal untuk siswa pada tingkat PAUD dan SD, namun adapun permasalahan yang ada di Yayasan Darus Sholihin yaitu pada pembuatan media baca yang kurang aktif, kurangnya edukasi pada media baca, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat sekitar. Selain itu, belum adanya fasilitas penunjang untuk tempat membaca dan belajar. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu Community-Based Participatory Research (CBPR) yang dilakukan pendekatan dengan masyarakat dan pemanfaatan teknologi melalui pengembangan kartu Augmented Reality (AR) sebagai media baca. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme anak dalam membaca serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung program. Hasil kegiatan dilakukan dengan cara wawancara dan observasi yang menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan membaca serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program literasi. Penggunaan media AR terbukti mampu menarik minat baca anak secara menyenangkan dan edukatif melalui visualisasi tiga dimensi dan interaksi langsung. Secara keseluruhan, pendekatan kolaboratif berbasis teknologi ini berkontribusi positif terhadap penguatan budaya literasi anak dan dapat menjadi model pengembangan program literasi digital di lembaga pendidikan nonformal di masa depan.

Downloads

Published

2026-01-06