PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI PPDI BALIKPAPAN MELALUI PENGUATAN BRANDING GOOGLE SITES DAN PEMBERDAYAAN LEGALITAS PRODUK
DOI:
https://doi.org/10.35718/pikat.v6i2.8481841Keywords:
Disabiitas, Legalitas Usaha, Branding, Halal, Nomor Induk BerusahaAbstract
Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) kerap menghadapi hambatan sosial, ekonomi, dan teknologi, terutama dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di era digital, rendahnya literasi digital, kualitas visual produk, dan pemahaman terhadap legalitas usaha menjadi kendala dalam pemasaran. PPDI Balikpapan sebagai organisasi penyandang disabilitas memiliki potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi, namun membutuhkan dukungan strategis dalam promosi digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing UMKM disabilitas melalui dokumentasi foto produk, pembuatan website dengan Google Sites, dan pelatihan perizinan usaha/Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui OSS, pelatihan pendampingan sertifikasi halal madu. Metode yang digunakan berupa pendampingan langsung, praktik teknis, dan pelatihan adaptif. Hasil menunjukkan meningkatnya kualitas visual produk, kehadiran katalog online yang mudah diakses, serta pemahaman peserta terhadap pentingnya legalitas usaha (NIB dan sertifikasi halal). Kegiatan ini terbukti mampu memperkuat branding dan memperluas jangkauan pasar UMKM penyandang disabilitas secara inklusif dan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







