PENGOLAHAN PRODUK MAKANAN RINGAN YANG MODERN MELALUI PELATIHAN UMKM PADA MASYARAKAT KELURAHAN KARANG JATI
Authors
Sri Rahayu Natasia
Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Nur Fajri Azhar
Program Studi Informatika, Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Reza Rizky Pratama
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Andika Jaya Effendi
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Fahmi Zahrotama
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Feston Sandy Paribang
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Husein Shahab
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Kevin Hosea Hasiholan Sirait
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Muhammad Rafi Renaldy
Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Sains, Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Aditian Pardamean Siregar
Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Jurusan Ilmu Kebumian dan Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan
Branding, Covid-19, Ekonomi, Makanan Ringan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Abstract
Permasalahan ekonomi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan bagi kebanyakan masyarakat sejak pandemik Covid-19 terjadi. Warga RT 7 Kelurahan Karang Jati Kota Balikpapan pun mengalami permasalahan serupa, di mana usaha rumahan (UMKM) yang telah dijalankan juga mengalami pasang-surut. Dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan pemberdayaan terhadap usaha rumahan yang dimiliki oleh warga dengan sistem penjualan yang efektif guna mem-branding produk makanan lokal. Adapun kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode pelatihan dan pendampingan. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 bulan ini telah berhasil menggali potensi usaha dari warga. Melalui kegiatan ini warga telah mendapatkan wawasan terkait packaging yang baik, branding produk, serta teknik pemasaran online dan offline. Hasil dari kegiatan ini diperoleh sebuah brand produk “Tetangga Kilang” yang dapat digunakan oleh warga untuk menaungi produk makanan rumahan yang telah mereka miliki. Harapannya, Tetangga Kilang dapat membantu meningkatkan perekonomian warga RT 7 Kelurahan Karang Jati.