PENERAPAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN DI KELURAHAN KARANG JOANG KOTA BALIKPAPAN

Authors

  • Rina Noor Hayati Institut Teknologi kalimantan
  • Basransyah Institut Teknologi Kalimantan
  • Melisa Triandini Maulani Institut Teknologi Kalimantan
  • Dzaky Hakim Putra Parinding Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Tsabitha Hazhemian M. Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Kalimantan
  • Zaka Fadlola Qurba Toibin S. Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Kalimantan
  • Seleri Eikel Nababan Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Kalimantan
  • Nurainun Siti Madina Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Kalimantan
  • Julius Parulian Bonar Sitinjak Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Suci Wahyuni Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan

Abstract

Kelurahan  Karang  Joang merupakan daerah  yang  terletak di  Kecamatan  Balikpapan Utara  Kota Balikpapan. Kelurahan Karang Joang terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Daun Sop Ceria yang beralamat di Pemukiman Jalan Soekarno Hatta RT. 41 Km. 21 yang penduduknya berprofesi sebagai petani di bidang perkebunan sayur dan buah. Berdasarkan observasi Pemukiman RT. 41 Km. 21 menghasilkan limbah padat (sampah) dari kegiatan perkebunan yang tidak layak jual atau tidak terjual dan aktivitas rumah tangga yang mudah membusuk lebih besar dibandingkan jenis lainnya. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan menurunkan kualitas lingkungan. Pengelolaan sanitasi merupakan upaya penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan lingkungan serta perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup. Pengelolaan sanitasi dapat dilakukan melalui penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Salah satu pilar STBM, yaitu pengelolaan sampah dari aktivitas rumah tangga. Sampah organik terdiri dari sisa sayuran dan buah-buahan yang telah menjadi limbah sehari-hari masyarakat di wilayah lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat. Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, tetapi masyarakat belum semua mengetahui tentang manfaat dari sampah organik. Solusi yang diberikan untuk memberdayakan sumber daya alam yang ada, meningkatkan kualitas lingkungan di lokasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dan meningkatkan potensi serta minat masyarakat, maka dilakukan sosialisasi STBM dan pelatihan penerapan STBM melalui pengolahan sampah organik dengan maggot yang ramah lingkungan. Sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dapat menjadi potensi pembuatan pupuk organik dan budidaya maggot sebagai pakan ternak dengan teknologi ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Pupuk organik yang dihasilkan dalam kegiatan ini diaplikasikan langsung pada tanaman yang ditanam oleh KWT Daun Sop Ceria dan larva (maggot) digunakan untuk pakan ternak yang dimiliki warga. Pengabdian kepada masyarakat menghasilkan teknologi tepat guna berupa rumah maggot, biopon dan tempat sampah terpilah.

Published

2026-01-23

How to Cite

Noor Hayati, R., Basransyah, Triandini Maulani, M., Dzaky Hakim Putra Parinding, Tsabitha Hazhemian M., Zaka Fadlola Qurba Toibin S., … Suci Wahyuni. (2026). PENERAPAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN DI KELURAHAN KARANG JOANG KOTA BALIKPAPAN. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SEPAKAT), 4(5), 131–142. Retrieved from https://journal.itk.ac.id/index.php/sepakat/article/view/8481666