INOVASI PEMANFAATAN RUANG KARIANGAU : VERTICAL GARDEN, PEMETAAN SUNGAI, DAN MAKET WILAYAH BERKELANJUTAN
Abstract
Kelurahan Kariangau menghadapi sejumlah permasalahan seperti tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), kurangnya peta nama sungai, serta perlu adanya perbaikan maket wilayah sebagai alat bantu perencanaan. Perencanaan ini mendorong tim KKN Q6 Institut Teknologi Kalimantan untuk mengusung tema yang berfokus pada “Inovasi Pemanfaatan Ruang” dengan tiga pendekatan utama : vertical garden, pemetaan nama sungai, dan pembuatan maket wilayah. Vertical garden dipilih sebagai solusi ekologis dan edukatif yang dapat mengurangi populasi nyamuk penyebab DBD. Pemetaan sungai dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi nama-nama sungai dan anak sungai lokal, sementara maket wilayah dirancang untuk memperkuat edukasi visual dan perencanaan kawasan. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, wawancara, uji coba tanaman, serta sosialisasi langsung kepada warga. Hasil awal menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, kesiapan vertical garden untuk diterapkan , serta kemajuan dalam pengumpulan data pemetaan. Meskipun terdapat kendala teknis dan koordinasi jadwal, kegiatan tetap berjalan efektif dengan dukungan kuat dari pemerintah kelurahan. Kesimpulannya, ketiga program ini berpotensi memberikan solusi berkelanjutan bagi Kelurahan Kariangau melalui pemberdayaan masyarakat dan inovasi tata ruang berbasis lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.