Tentang Jurnal Ini
Jurnal Kalimantan Riset dan Pengabdian Masyarakat (KARISMA) lahir dari sebuah kesadaran kolektif akan pentingnya menjembatani kesenjangan antara penelitian akademis di laboratorium dengan implementasi nyata di tengah masyarakat. Diinisiasi oleh para akademisi dan praktisi, jurnal ini didedikasikan sebagai wadah publikasi ilmiah yang berfokus pada hilirisasi riset. Tujuannya adalah memastikan bahwa inovasi dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi tidak hanya berhenti sebagai literatur, melainkan bertransformasi menjadi program pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi pembangunan, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.
Secara institusional, KARISMA dikelola dan bernaung di bawah Program Studi Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Sebagai perguruan tinggi negeri strategis yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur, ITK memiliki peran krusial sebagai motor penggerak percepatan inovasi dan pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di kawasan tengah dan timur Indonesia. Terlebih lagi, posisi geografis ITK menjadikannya salah satu pilar intelektual utama dalam mendukung ekosistem keilmuan dan pembangunan di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Meskipun diinisiasi oleh Program Studi Teknik Perkapalan yang secara spesifik memiliki rekam jejak keunggulan dalam rekayasa infrastruktur perairan dan teknologi maritim, KARISMA dibangun dengan visi yang jauh lebih besar. Jurnal ini didesain sejak awal untuk melampaui sekat-sekat disiplin ilmu tunggal. Kesadaran ini bermula dari pemahaman bahwa penyelesaian masalah di masyarakat modern, baik di kawasan pesisir maupun perkotaan, memerlukan pendekatan komprehensif yang saling berkaitan. Oleh karena itu, KARISMA membuka pintu lebar-lebar bagi kolaborasi multidisiplin.
Sejalan dengan keilmuan strategis dari afiliasi pengelolanya, ruang lingkup KARISMA secara inklusif difokuskan pada lima pilar riset terapan utama. Kelima pilar tersebut mencakup inovasi Energi Terbarukan untuk ketahanan energi komunitas; penerapan tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bingkai Smart City; pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan dan Teknologi Maritim; implementasi Manufaktur dan Industri Ramah Lingkungan yang berpihak pada UMKM; serta terobosan dalam Inovasi Pangan dan Teknologi Pertanian. Melalui integrasi kelima bidang ini, jurnal ini berharap dapat memberikan solusi holistik atas berbagai tantangan pembangunan.
Membawa identitas "Kalimantan" pada namanya, KARISMA memiliki komitmen khusus untuk menjadi corong bagi studi kasus dan penelitian yang menjunjung tinggi kearifan lokal. Walaupun jurnal ini menyambut baik kontribusi naskah bertaraf nasional maupun internasional, prioritas dan apresiasi khusus diberikan kepada program-program pengabdian yang mampu menggali dan memberdayakan potensi lokal, khususnya di wilayah daratan dan perairan Kalimantan, agar sejalan dengan arah pembangunan masa depan.
KARISMA merencanakan penerbitan volume perdananya pada bulan Desember 2026. Untuk menjaga integritas dan kualitas publikasi, jurnal ini memegang teguh standar etika publikasi ilmiah yang tinggi melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) yang ketat, serta mengadopsi prinsip akses terbuka (open-access). Dengan demikian, seluruh hasil karya, inovasi teknologi, dan catatan pengabdian yang terbit dapat diakses secara bebas oleh peneliti, praktisi, masyarakat umum, hingga para pembuat kebijakan. Ke depannya, KARISMA akan terus mendedikasikan diri untuk merangsang kolaborasi lintas sektor yang selaras dengan agenda global, seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), demi mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
