Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja dalam Proses Produksi Tahu Menggunakan Metode HIRADC di Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan

Authors

  • Iis Chairun Nisa Industrial Engineering, Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/jinseng.v2i2.778

Keywords:

K3, Bahaya, Risiko, Pengendalian, Produksi Tahu

Abstract

Sentra Industri Kecil Somber merupakan suatu badan usaha milik Pemerintah Kota Balikpapan yang menaungi para pelaku usaha tahu dan tempe yang ada di Kota Balikpapan. Setiap rumah produksi yang ada di Sentra Industri Kecil Somber mengolah tahu dan tempe dengan beberapa tahapan proses produksi. Proses produksi tahu tentu menimbulkan kecelakaan kerja yang sering terjadi, diakibatkan oleh berbagai aktivitas pekerja yang tidak aman tanpa adanya kontrol sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Sehingga dapat mengakibatkan keselamatan pekerja sangat minim serta dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Kecelakaan kerja tersebut dapat diminimalisir jika dilakukan tindakan pencegahan terhadap kecelakaan kerja. Metode yang akan diterapkan pada penelitian kali ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC).  HIRADC adalah metode yang akan digunakan dalam hal identifikasi bahaya dengan tindakan pencegahan dan pengendalian bahaya pada proses produksi tahu. Berdasarkan dari identifikasi risiko bahaya ditemukan 96 bahaya pada beberapa rumah produksi tahu yang terdapat pada kesebelas proses produksi tahu. Berdasarkan dari penilaian risiko teridentifikasi didapatkan 55 potensi bahaya terdapat di skor risiko rendah, 29 potensi bahaya terdapat di skor risiko sedang, dan 12 potensi bahaya di skor risiko tinggi. Tujuan penilaian risiko yaitu untuk mengevaluasi risiko yang muncul dari adanya risiko bahaya dengan meninjau pengendalian yang disarankan. Identifikasi bahaya dan penilaian risiko yang telah diamati, telah dihasilkan rekomendasi pengendalian risiko dari potensi risiko sesuai dengan hirarki pengendalian bahaya berupa substitusi alat produksi, pengetatan administratif, dan menyiapakan alat pelindung diri (APD) guna lebih meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

Published

07/02/2025

How to Cite

Nisa, I. C. (2025). Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja dalam Proses Produksi Tahu Menggunakan Metode HIRADC di Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan. Journal of Industrial Innovation and Safety Engineering, 2(2), 50–59. https://doi.org/10.35718/jinseng.v2i2.778