ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA-TLX DI PT. PERTAMINA HULU SANGA SANGA

Penulis

  • Adhela Yasmin Teknik Industri Institut Teknologi Kalimantan
  • Abdul Alimul Karim Teknik Industri Institut Teknologi Kalimantan
  • Sigit Rahmat Rizalmi Teknik Industri Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/jinseng.v1i1.751

Kata Kunci:

Beban Mental, Temporal Demand, NASA TLX

Abstrak

Beban kerja mental ialah perbandingan antara tuntutan kerja mental dengan keahlian mental yang dipunyai oleh karyawan yang bersangkutan yaitu karyawan. Adapun permasalahan yang terjadi adalah kondisi pekerjaan yang menuntut supaya karyawan bisa menuntaskan pekerjaan dengan mutu yang baik dalam waktu yang sudah ditentukan, sehingga memiliki beban untuk menyelesaikannya. Tujuan penelitian ini guna mengetahui besar beban kerja mental yang didapatkan karyawan, mengetahui indikator yang paling mempengaruhi dan memberikan usulan perbaikan. Pengukuran ini dikerjakan dengan menggunakan NASA - TLX dengan mengambil sampel acak sebanyak 11 responden. Berdasarkan skor yang diperoleh, diketahui bahwa beban kerja mental agak tinggi dirasakan sebanyak 9%, kategori tinggi sebanyak 81 % dan sangat tinggi sebanyak 10%. Dan indikator tertinggi yang paling dirasakan karyawan adalah indikator temporal demand, performance, effort, serta mental demand. Oleh karena itu diberi usulan perbaikan berdasarkan fishbone diagram yaitu indikator temporal demand berupa manajemen diri serta manajemen waktu dalam menuntaskan sebuah pekerjaan, usulan performance yaitu melakukan penambahan karyawan, kemudian usulan indikator effort yaitu memberlakukan adanya reward, dan usulan mental demand yaitu memeriksa jobdesk dari pekerjaan yang diberikan dan memberikan evaluasi kerja secara berkala.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-28