PERANCANGAN RUANG BELAJAR OUTDOOR DI SDN 009 BALIKPAPAN UTARA

Penulis

  • Tiara Rukmaya Dewi Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml
  • Sherlia Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan,
  • Bagas Putra Wijaksono Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan,
  • Micka Mayulia Utama Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Institut Teknologi Kalimantan
  • Alfrian Frans , Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri, Institut Teknologi Kalimantan
  • Melda Rizki Amaliah , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Aldi Kurniawan , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Sania Tri Utari , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Wildan Akbar , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Yassar Febryan Pataroi , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Nuraliefi Annisa Sabdania , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan,Institut Teknologi Kalimantan
  • Veny Angelica , Fakultas Pembangunan Berkelanjutan,Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i4.8481739

Kata Kunci:

Partisipatif, Perancangan, Ruang Belajar Outdoor

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan ruang belajar outdoor di SDN 009 Balikpapan Utara sebagai upaya mendukung transformasi sekolah menuju Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) sekaligus memperkuat implementasi pembelajaran abad ke-21 yang kreatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sekolah menghadapi tantangan berupa peningkatan jumlah peminat dan rencana penambahan siswa yang tidak diimbangi dengan pembangunan gedung baru, serta kebutuhan akan ruang belajar inovatif yang dapat mewadahi aktivitas belajar berbasis teknologi dan kolaboratif. Program ini dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu (1) observasi dan pemetaan lokasi, (2) perencanaan partisipatif bersama warga sekolah, (3) pengumpulan material lokal dan daur ulang, serta (4) pembuatan furnitur dari material bekas untuk mendukung area edukasi luar ruang. Hasil kegiatan menghasilkan rancangan ruang belajar outdoor multifungsi pada zona dua sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar, ruang tamu sekolah, maupun area interaksi sosial. Pemanfaatan furnitur berbahan daur ulang seperti meja, kursi, dan ban bekas menunjukkan efisiensi biaya sekaligus penerapan prinsip desain berkelanjutan dan pendidikan lingkungan hidup. Melalui kegiatan ini, warga sekolah menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan sebagai fondasi pembelajaran inovatif menuju sekolah digital berkarakter hijau.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

PERANCANGAN RUANG BELAJAR OUTDOOR DI SDN 009 BALIKPAPAN UTARA. (2025). Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SEPAKAT), 4(4), 210-219. https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i4.8481739