The Pemanfaatan Limbah Padat Industri Ampas Tahu di Sentra Industri Kecil Somber (SIKS) Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i3.8481727Kata Kunci:
Ampas tahu, ANOVA, Nilai tambah produk, Nugget, organoleptikAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sentra Industri Kecil Somber (SIKS) Balikpapan dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan limbah padat ampas tahu menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Limbah tahu yang selama ini dibuang dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan soy nugget dengan tiga variasi bahan hewani, yaitu daging ayam bagian dada, daging ayam bagian paha, dan udang giling halus. Uji organoleptik dilakukan terhadap 20 panelis tidak terlatih untuk menilai atribut rasa, aroma, tekstur, dan warna menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Hasil menunjukkan seluruh formulasi produk diterima panelis dengan tingkat kesukaan berkisar antara 3,6 sampai 4,0. Analisis sidik ragam (ANOVA) melalui uji organoleptik menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata antar perlakuan, meskipun nugget dengan daging paha ayam memperoleh nilai tertinggi secara deskriptif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ampas tahu dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pangan tanpa menurunkan kualitas sensori, sekaligus berpotensi mendukung pengembangan ekonomi sirkular dan pengurangan limbah di tingkat industri kecil.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.