Transformasi Produk Lokal melalui Rebranding Selai dan Pemanfaatan Limbah Buah Naga untuk Penguatan UMKM di Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i1.8481712Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di KUPS Sari Naga, Balikpapan, Kalimantan Timur, difokuskan pada dua program utama, yaitu rebranding produk selai buah naga dan pemanfaatan limbah buah naga menjadi pupuk organik. Kedua program ini berawal dari permasalahan yang dihadapi masyarakat, yakni rendahnya daya saing produk lokal serta akumulasi limbah hasil pertanian yang belum dikelola optimal. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, analisis SWOT, mendesain ulang kemasan, penyusunan informasi nilai gizi, serta praktik pembuatan pupuk kompos dengan metode fermentasi aerob menggunakan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rebranding berhasil meningkatkan daya tarik produk selai buah naga melalui label baru dan pelabelan gizi yang transparan, sehingga memperkuat citra UMKM. Sementara itu, pemanfaatan limbah buah naga menghasilkan kompos organik yang berkualitas baik dengan tekstur gembur, pH netral, serta tanpa bau menyengat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan lingkungan. Secara integratif, kedua program kerja berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas ekonomi UMKM serta pengelolaan limbah perkebunan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.