Pembuatan Pestisida Nabati Dari Puntung Rokok (Kelompok Tani Tunas Harapan di KM 20, Balikpapan Utara)
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i1.8481672Kata Kunci:
Pestisida Nabati, Puntung Rokok, Hama TanamanAbstrak
Puntung rokok merupakan salah satu limbah yang jumlahnya terus meningkat dan berpotensi mencemari lingkungan. Kandungan nikotin pada puntung rokok dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif pestisida nabati yang bersifat toksik terhadap hama tanaman. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengolah limbah puntung rokok menjadi pestisida alami yang ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia. Metode yang dilakukan meliputi pengumpulan puntung rokok, pencampuran dengan tembakau dan air hangat, proses fermentasi selama dua hari, penyaringan, serta uji coba pestisida di lahan mitra Kelompok Tani Tunas Harapan, KM 20 Balikpapan Utara. Hasil pengolahan menghasilkan 10 liter pestisida nabati yang efektif dalam mengendalikan hama kutu putih pada berbagai jenis tanaman seperti palem, jeruk, dan cabai. Efektivitas meningkat ketika ditambahkan ekstrak bawang putih sebagai booster, dengan tingkat mortalitas hama mencapai lebih dari 90%. Selain itu, ampas hasil perendaman dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tambahan. Dengan demikian, pemanfaatan puntung rokok sebagai pestisida nabati terbukti memberikan manfaat ganda, yaitu mengurangi limbah lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan yang lebih sehat dan ekonomis.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.