INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH PESISIR PANTAI: PUPUK ORGANIK CAIR RUMPUT LAUT DAN BRIKET SABUT KELAPA DAN SISA KAYU, KELURAHAN LAMARU, BALIKPAPAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i2.8481659Kata Kunci:
Briket, Limbah Pesisir, Pupuk Cair, Rumput LautAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur, bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah pesisir pantai, khususnya rumput laut, sabut kelapa, dan sisa kayu yang selama ini belum dimanfaatkansecara optimal. Melalui program kerja inovatif, limbah rumput laut diolah menjadi pupuk organik cair (POC), sedangkan sabut kelapa dan kayu diolah menjadi briket sebagai sumber energi alternatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi,serta pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai proses pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pupuk organik cair dari rumput laut mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman terong secara signifikan dibandingkan kontrol, sedangkan briket sabut kelapa, serta briket campuran sabut kelapa dan kayu memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi pengelolaan limbah, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.