INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH PESISIR PANTAI: PUPUK ORGANIK CAIR RUMPUT LAUT DAN BRIKET SABUT KELAPA DAN SISA KAYU, KELURAHAN LAMARU, BALIKPAPAN TIMUR

Penulis

  • Gevbry Ranti Ramadhani Simamora Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml
  • Amalia Nur Kumalaningrum Teknologi Pangan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Firilia Filiana eknik Elektro, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Maria Sintya Oktaviani Bembor Teknologi Pangan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Kalyca Fawwaz Rahmdhani Teknologi Pangan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Dicky Candra Sutisno Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Setiawan Sallas Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Fiqri Agil Faturrahman Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Ryan Raruk Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Muhammad Syafa Samhan Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan
  • Zulhendra Nazar Teknik Kelautan, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i2.8481659

Kata Kunci:

Briket, Limbah Pesisir, Pupuk Cair, Rumput Laut

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur, bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah pesisir pantai, khususnya rumput laut, sabut kelapa, dan sisa kayu yang selama ini belum dimanfaatkansecara optimal. Melalui program kerja inovatif, limbah rumput laut diolah menjadi pupuk organik cair (POC), sedangkan sabut kelapa dan kayu diolah menjadi briket sebagai sumber energi alternatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi,serta pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai proses pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pupuk organik cair dari rumput laut mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman terong secara signifikan dibandingkan kontrol, sedangkan briket sabut kelapa, serta briket campuran sabut kelapa dan kayu memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi pengelolaan limbah, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH PESISIR PANTAI: PUPUK ORGANIK CAIR RUMPUT LAUT DAN BRIKET SABUT KELAPA DAN SISA KAYU, KELURAHAN LAMARU, BALIKPAPAN TIMUR. (2025). Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SEPAKAT), 4(2), 54-61. https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i2.8481659