Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Budidaya dan Pengolahan Produk Lebah Kelulut di Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i3.8481627Kata Kunci:
budidaya, konservasi, lebah kelulut, pemberdayaan masyarakat, produk olahanAbstrak
Budidaya lebah kelulut memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus mendukung konservasi hutan. Namun, masyarakat di sekitar Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain, Balikpapan, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya serta pengolahan produk lebah kelulut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan terpadu mengenai teknik budidaya, pemeliharaan koloni, serta pengolahan produk madu dan turunannya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi praktik, serta pendampingan langsung kepada kelompok masyarakat sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis lebah kelulut. Selain itu, produk hasil olahan madu berupa madu murni, lilin aroma terapi, dan kripik pisang madu klulut mulai dihasilkan sebagai wujud penerapan keterampilan yang diperoleh. Kesimpulannya, program ini tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada upaya konservasi ekosistem hutan lindung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.