Optimalisasi Sistem Irigasi Sprinkler dan Penataan Rumah Bibit Untuk Mendukung Pertanian Hidroponik Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i1.8481579Kata Kunci:
Pengabdian Masyarakat, Sprinkler, Pagar Pelindung, Pertanian Hidroponik, Pertanian BerkelanjutanAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat dari kelompok pengabdian masyarakat Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dari gabungan Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri (FRTI), Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI), dan Fakultas Pembangunan Berkelanjutan (FPB) dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sepinggan Raya RT 28 dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian masyarakat. Adapun kegiatan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan yang dimulai pada 12 April 2025 hingga 24 Juni 2025. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kondisi pagar lahan yang rusak sehingga tidak optimal melindungi tanaman dari gangguan luar, serta sistem irigasi sprinkler yang tidak berfungsi akibat kerusakan pompa dan kebocoran pipa. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, perbaikan infrastruktur, serta pelatihan teknis kepada anggota KWT. Kegiatan utama mencakup pembangunan pagar baru dengan material kayu, seng, dan jaring pelindung, serta optimalisasi sistem sprinkler melalui perbaikan pompa, penggantian pipa rusak, dan penataan ulang tata letak penyiraman. Hasil kuesioner dari 15 responden menunjukkan bahwa 67%–80% menilai program ini memberikan dampak positif, dengan mayoritas responden menilai solusi yang ditawarkan sangat membantu. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keamanan lahan, efisiensi irigasi, dan produktivitas pertanian. Program ini juga memberikan dampak edukatif berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan lahan bagi anggota KWT, sehingga mendorong kemandirian serta keberlanjutan usaha pertanian masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.