OPTIMALISASI WISATA BERKELANJUTAN TANJUNG GADING MELALUI PENINGKATAN INFORMASI, KEAMANAN, DAN HIDROPONIK OTOMATIS
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i5.8481559Kata Kunci:
Hidroponik, Papan informasi, Rambu Keselamatan, Tanjung GadingAbstrak
Pengembangan Wisata Alam Tanjung Gading di Balikpapan adalah sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat lokal sekaligus memajukan sektor pariwisata. Wisata Alam Tanjung Gading di Balikpapan, yang diresmikan pada Desember 2023, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaannya. Meskipun memiliki potensi besar, wisata ini menghadapi kendala utama, yakni pengelolaan hidroponik yang kurang optimal, minimnya pemasangan safety sign, dan ketiadaan papan informasi yang memadai. Melalui program pengabdian masyarakat (PMMD), program kerja yang dilaksanakan pada wisata Tanjung Gading diantaranya adalah pembuatan safety sign, papan tata tertib, pengaktifan hidroponik serta penambahan alat pemberi nutrisi otomatis pada hidroponik. Kegiatan pengaktifan kembali instalasi hidroponik melalui sistem pemberian nutrisi otomatis berbasis sensor TDS, yang dapat meningkatkan hasil panen secara efisien. Pemasangan safety sign di area wisata untuk meningkatkan keselamatan pengunjung. Program ini mampu meningkatkan daya tarik wisata, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan wisata secara berkelanjutan. Adapun kendala yang muncul baik dari faktor internal maupun eksternal, yang dapat mempengaruhi jalannya kegiatan dan pencapaian target program kerja seperti terbatasnya sumber daya, perbedaan jadwal kesibukan antar anggota kelompok dan rangkaian pada alat nutrisi otomatis. Luaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pengabdian diantaranya adalah video after movie, artikel di laman LPPM, dan jurnal SEPAKAT.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.