PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF BERBASIS PEMANFAATAN BUAH MANGROVE SEBAGAI PEWARNA ALAMI BATIK DI MANGROVE MARGOMULYO BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.35718/sepakat.v4i3.8481536Kata Kunci:
Pemberdayaan, Pewarna Alami, Buah Mangrove, BalikpapanAbstrak
Artikel ini membahas program pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan mangrove sebagai pewarna alami batik di kawasan Mangrove Margomulyo Kota Balikpapan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam lokal dan menambah keterampilan teknis pada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK. Solusi yang ditawarkan adalah pendekatan komprehensif yang diawali dengan pembuatan alat ekstraksi pewarna alami berbasis pelarut polar. Alat ini dirancang agar mudah digunakan dan efisien dalam mengekstrak tanin dari buah mangrove jenis Rhizophora mucronata. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak mangrove dapat menghasilkan warna unik (kecokelatan) dan berpotensi menjadi alternatif ramah lingkungan selain pewarna sintetis. Lalu melalui workshop, peserta dilatih menggunakan alat ekstraksi, teknik pewarnaan kain, dan menggunakan zat fiksasi alami seperti tawas dan kapur tohor. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, membuka peluang usaha baru dan kedepan dapat mendukung ekowisata serta memperkuat ekonomi kreatif lokal secara berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Dengan ini penulis naskah menyatakan bahwa naskah yang dikirimkan adalah hasil karya penulis sendiri, kecuali yang dikutip.