EDUKASI BUDIDAYA HIDROPONIK METODE EBB AND FLOOD MELALUI SISTEM PERCONTOHAN KEPADA MASYARAKAT KAMPUNG PANCASILA, KELURAHAN GRAHA INDAH BALIKPAPAN

Penulis

  • Swastya Rahastama Institut Teknologi Kalimantan
  • Fadli Robiandi Institut Teknologi Kalimantan
  • Michael Parulian Institut Teknologi Kalimantan
  • Anita Tanjung Institut Teknologi Kalimantan
  • Muhammad Isa Syarif Institut Teknologi Kalimantan
  • Anissa Institut Teknologi Kalimantan
  • Rina Marsela Institut Teknologi Kalimantan
  • Syabrina Mawaddah Warahmah Institut Teknologi Kalimantan

Kata Kunci:

Budidaya Sayuran, Edukasi, Hidroponik, Kampung Pancasila, Pemanfaatan Lahan

Abstrak

Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang pertanian telah membantu peningkatan produktivitas hasil tani. Pertanian yang dulu identik dengan perlunya lahan luas, kini bisa dilakukan pada skala rumahan. Beberapa media tanam pada skala rumahan dapat memanfaatkan sirkulasi air, serbuk kayu, atau sabut kelapa. Budidaya skala rumahan dengan sistem pengairan yang dikenal sebagai hidroponik, memberikan kemudahan dalam bercocok tanam pada lahan sempit. Masyarakat Kampung Pancasila, Graha Indah, Balikpapan merupakan kelompok masyarakat yang tergolong berpenghasilan rendah dan perlu adanya dukungan ekonomi mikro. Ruang-ruang yang masih tersisa dari rumah warga dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk menanam hidroponik. Melalui percontohan sistem hidroponik pada lahan kosong yang tersedia di Kampung Pancasila, masyarakat dapat belajar langsung cara budidaya hidroponik. Kegiatan dimulai dengan membangun sistem hidroponik pada lahan seluas 15 m x 10 m dengan total 440 lubang untuk netpot. Sayuran jenis sawi pak coy digunakan sebagai percontohan karena tergolong mudah dibudidayakan dengan masa pembibitan hingga panen menghabiskan waktu  8 minggu. Selain membantu pembuatan sistem hidroponik, edukasi juga dilakukan agar masyarakat memahami cara membudidayakan sayuran dengan metode hidroponik sehingga program dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Hasil dari kuisioner menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat merasa materi tersampaikan dengan baik, rangkaian kegiatan berhasil memperluas wawasan mengenai budidaya hidroponik, serta cukup untuk membuat masyarakat tertarik untuk melakukan budidaya hidroponik. Harapannya, masyarakat dapat meneruskan budidaya hidroponik serta mencoba mempraktekkannya di rumah masing-masing, untuk meningkatkan produktivitas dan pemasukan tambahan dari budidaya hidroponik.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-18

Cara Mengutip

Rahastama, S., Robiandi, F., Parulian, M., Tanjung, A., Syarif, M. I., Anissa, … Warahmah, S. M. (2024). EDUKASI BUDIDAYA HIDROPONIK METODE EBB AND FLOOD MELALUI SISTEM PERCONTOHAN KEPADA MASYARAKAT KAMPUNG PANCASILA, KELURAHAN GRAHA INDAH BALIKPAPAN. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SEPAKAT), 3. Diambil dari https://journal.itk.ac.id/index.php/sepakat/article/view/959

Terbitan

Bagian

Articles