Analisis Risiko Ergonomi Aktivitas Menenun pada Perajin Tenun Tradisional Kepulauan Riau
Ergonomic Risk Analysis of Weaving Activities among Traditional Weavers in the Riau Islands
DOI:
https://doi.org/10.35718/jinseng.v4i2.8482122Kata Kunci:
Menenun, Ergonomi, Musculoskeletal Disorders, Nordic Body Map, REBAAbstrak
Kegiatan menenun di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau merupakan pekerjaan tradisional yang masih bertahan dan memiliki nilai budaya penting. Aktivitas ini dilakukan secara manual menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), sehingga perajin menuntut ketelitian, koordinasi tangan-kaki, dan mempertahankan posisi duduk lama. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal pada leher, punggung, bahu, lengan, dan kaki, yang dapat memengaruhi kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas perajin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal pada perajin tenun dan menilai tingkat risiko postur kerja selama aktivitas memasang benang dan menenun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode observasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur keluhan tubuh, dokumentasi postur kerja dengan kamera, serta analisis postur menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Analisis NBM menunjukkan bahwa bagian tubuh yang paling sering mengalami keluhan adalah pergelangan tangan, pergelangan kaki, punggung, dan bahu. Hasil REBA memperlihatkan skor 9 pada aktivitas memasang benang dan skor 8 pada aktivitas menenun, termasuk kategori risiko tinggi (high risk), sehingga memerlukan tindakan perbaikan ergonomi. Diskusi menekankan bahwa posisi duduk lama, gerakan berulang pada lengan, serta posisi punggung condong ke depan meningkatkan risiko keluhan muskuloskeletal. Perbaikan fasilitas kerja, pengaturan tinggi meja, posisi kursi, jarak jangkauan tangan, dan jeda istirahat dapat mengurangi risiko tersebut. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengukur antropometri perajin secara rinci untuk merancang fasilitas kerja yang sesuai, serta menguji efektivitas perbaikan terhadap penurunan keluhan dan skor REBA.
Referensi
Agung, F.A.Z.A.P. And Winati, F.D. (2025) ‘Analisis Keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) Pada Pekerja AVSEC Bandara Adi Soemarmo Menggunakan Nordic Body Map’, Konsorsium Seminar Nasional Waluyo Jatmiko, 18(1), Pp. 102–111.
Anwardi, A. Et Al. (2023) ‘Desain Gagang Penyedot Debu Dalam Upaya Mengurangi Gangguan Musculoskeletal disorder (MSDs) Pada Pembersih Sajadah’, Jurnal Rekayasa Industri (Jri), 5(2), Pp. 85–98. Available at: https://Doi.Org/10.37631/Jri.V5i2.912.
Lede, C.P., Ruliati, L.P. And Purimahua, S.L. (2025) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal disorders (MSDs) Pada Pengrajin Tenun Ikat Di Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende’, Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), Pp. 6208–6217. Available at: https://Doi.Org/10.31004/Prepotif.V9i2.47891.
Mandaha, H., Setyobudi, A. And Berek, N.C. (2022) ‘Gambaran Faktor Risiko Keluhan Muskuloskeletal Pada Pengrajin Tenun Motif Sumba Di Desa Rindi Kabupaten Sumba Timur’, Media Kesehatan Masyarakat, 4(1), Pp. 115–121.
Manyullei, S. Et Al. (2024) ‘Interventions To Prevent Musculoskeletal Disorders And Education On Liquid Waste Management Among Weavers On Letti Island’, Dinamisia, 8(1), Pp. 1–7. Available at: Https://Doi.Org/10.31849/Dinamisia.V8i1.18208.
Pramana, A.N., Kurniawan, B. And Ekawati (2021) ‘Analisis Postur Kerja Dengan Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Pada Pekerja di Laundry kota Semarang’, Indonesian Journal Of Health Community, 2(2), P. 57.
Pratiwi, A.P. And Mustakim, M. (2025) ‘Determinan Faktor Ergonomi Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Mebel’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4). Available at: https://Doi.Org/10.31004/Jkt.V6i4.51226.
Rahmawati, E. And Modjo, R. (2024) ‘Analisis Risiko Gangguan Otot Rangka Pada Pengrajin Tenun Sulam Tapis’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(1), Pp. 1–6. Available at: http://Dx.Doi.Org/10.33846/Sf15101.
Rika, S.S., Ruliati, L.P. And Tira, D.S. (2022) ‘Analisis Ergonomi Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Tenun Ikat di Desa Ternate Kabupaten Alor’, Media Kesehatan Masyarakat, 4(1), Pp. 131–139.
Tanjung, R. Et Al. (2023) ‘Ergonomic Risk Factors And Their Effects On Musculoskeletal Disorders (Msds) Among Karo’s Uis Weavers’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesi, 22(2), Pp. 195–201. Available at: Https://Doi.Org.10.14710/Jkli.22.2.195-201.
Tobing, R.K.P., Suryanto, D. And Zulziar, M. (2022) ‘Analisis Postur Kerja Pada Proses Produki Sabun Cuci Piring Menggunakan Metode Rapid Upper Llmb Assessment (RULA) Untuk Mengurangi Risiko Musculoskeletal Disorders di Laboratorium Teknik Industri Universitas Pamulang’, Teknologi : Jurnal Ilmiah Dan Teknologi, 5(1).
Yosineba, T.P., Bahar, E. And Adnindya, M.R. (2002) ‘Risiko Ergonomi Dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pengrajin Tenun di Palembang’, Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 7(1), Pp. 52–60. Available at: Https://Doi.Org/10.32539/Jkk.V7i1.10699.
Yuliani, I. And Zhafirah, A.Z. (2021) ‘Analisis Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Nordic Body Map (NBM), Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) Pada Tenaga Kerja’, Jurnal Antara Keperawatan, 4(3), Pp. 101–109.
Yutda, A.M., Khadavi, K. And Zainuddin, M. (2026) ‘Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Pt. Harista’, Journal Of Innovative And Creativity, 6(1).
Zulfa, M.C. And Azzat, N.N. (2023) ‘Perancangan Ulang Kursi Kerja Tenun Ikat Untuk Mengurangi Musculoskeletal Disorders Menggunakan Metode Antropometri’, Jurnal Integrasi, 8(1), Pp. 8–13.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yosia Tambunan, Abdul Alimul Karim, Meylia Vivi Putri, Dion Dwi Adhita, Jonathan Adi Nugraha, Dwi Cahya Rada

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



