Identifikasi Waste Dengan Metode Value Stream Mapping (VSM) Pada Proses Pemeliharaan Kelapa Sawit Di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional V
DOI:
https://doi.org/10.35718/jinseng.v4i1.8482017Kata Kunci:
Pemeliharaan Kelapa Sawit, Value Stream Mapping, Pemborosan (Waste), Current State, Future StateAbstrak
Proses pemeliharaan tanaman kelapa sawit di PT Perkebunan Nusantara IV Regional V yang tidak berjalan secara optimal dapat menimbulkan berbagai aktivitas yang tidak bernilai tambah (waste), seperti waktu tunggu, gerakan yang tidak perlu, kelebihan proses, serta penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Proses pemeliharaan tanaman kelapa sawit meliputi berbagai aktivitas seperti cemis piringan dan pasar pikul, cemis gawangan, pengendalian hama, kastrasi, tunas pendahuluan, inventaris pokok, pembuatan sarana kebun, pemupukan, dan menyisip. Kompleksitas aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan waktu, sehingga dilakukan identifikasi melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka untuk mengklasifikasikan aktivitas menjadi Value Added (VA) dan Non Value Added (NVA). Hasil current state menunjukkan Value Added Time (VAT) sebesar 8.636 jam dan Non Value Added Time (NVAT) sebesar 2.344 jam, yang didominasi pemborosan menunggu, transportasi, dan gerakan tidak perlu. Berdasarkan analisis tersebut, disusun future state dengan rekomendasi perbaikan berupa penambahan gudang alat dan tangki air di area kebun, penambahan tenaga kerja, serta perbaikan koordinasi dan alur proses. Usulan ini diperkirakan dapat menurunkan NVAT menjadi 1.640 jam dan meningkatkan efisiensi proses pemeliharaan tanaman kelapa sawit. Dengan nilai Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 78,65%, yang didominasi pemborosan menunggu, transportasi, dan gerakan tidak perlu. Berdasarkan analisis tersebut, disusun future state dengan rekomendasi perbaikan berupa penambahan gudang alat dan tangki air di area kebun, penambahan tenaga kerja, serta perbaikan koordinasi dan alur proses. Usulan ini diperkirakan dapat menurunkan NVAT menjadi 1.640 jam dan meningkatkan nilai PCE menjadi 81,23%, sehingga efisiensi proses pemeliharaan tanaman kelapa sawit meningkat sebesar 2,58%.
Referensi
Apriliana, F. S., & Astuti, R. D. (2018). Penerapan Value Stream Mapping (VSM) Sebagai Upaya Untuk Mengurangi Keterlambatan Proses Procurement di PT X. Performa: Media Teknik Ilmiah Teknik Industri, 17(1).
Jannah, M., & Siswanti, D. (2017). Analisis penerapan lean manufacturing untuk mereduksi over production waste menggunakan value stream mapping dan fishbone diagram. Sinteks: Jurnal Teknik, 6(1).
Kasanah, Y. U., & Suryadhini, P. P. (2021). Identifikasi pemborosan aktivitas di lantai produksi PSR menggunakan process activity mapping dan waste assessment model. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 7(2), 95-102.
Khannan, M. S. A., & Haryono, H. (2015). Analisis Penerapan Lean Manufacturing untuk Menghilangkan Pemborosan di Lini Produksi PT Adi Satria Abadi. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 4(1), 47-54.
Khunaifi, A., Primadasa, R., & Sutono, S. B. (2022). Implementasi Lean Manufacturing untuk Meminimasi Pemborosan (Waste) Menggunakan Metode Value Stream Mapping di PT. Pura Barutama. Jurnal Rekayasa Industri (JRI), 4(2), 87-93.
Komariah, I. (2022). Penerapan lean manufacturing untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) pada produksi wajan menggunakan value stream mapping (vsm) pada perusahaan primajaya alumunium industri di ciamis. Jurnal Media Teknologi, 8(2), 109-118.
Krisnanti, E. D., & Garside, A. K. (2022). Penerapan Lean Manufacturing untuk Meminimasi Waste Percetakan Box. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 8(2), 99-108.
Kristiawan, T. A., Abidin, Z., Laksono, P. S., & Nugroho, W. I. (2021). Rancang Bangun Mesin Pemasang Snap Ring untuk Mengurangi Cycle Time pada Assembling Transmission FF di PT. AWI. Jurnal Rekayasa Mesin, 16(1), 39-47.
Maisarah, M., Dian, R., Ginting, M. S., Siregar, R. M., Barus, F. A., & Aznur, T. Z. (2024). Sosialisasi teknis dan peningkatan pemeliharaan kelapa sawit pada wilayah petani sawit rakyat Kelurahan Namu Ukur Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(4).
Maulana, Y. (2019). Identifikasi waste dengan menggunakan metode value stream mapping pada industri perumahan. Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM), 2(2).
Mughni, A. (2012). Penaksiran waste pada proses produksi sepatu dengan waste relationship matrix. Prosiding Seminas Competitive Advantage, 1(2).
Nurwulan, N. R., Taghsya, A. A., Astuti, E. D., Fitri, R. A., & Nisa, S. R. K. (2021). Pengurangan Lead Time dengan Lean Manufacturing: Kajian Literatur Lead Time Reduction using Lean Manufacturing: A Review. JIME (Journal of Industrial and Manufacture Engineering), 5(1), 30-40.
Parwati, C. I., Arsa, I. W. A., & Sodikin, I. (2023). Pendekatan Lean Manufacturing Dengan Value Stream Mapping (VSM) Dan Kaizen Pada Proses Produksi Tas Kulit. Nusantara of Engineering (NOE), 6(1), 74-81.
Pattiapon, M. L., Maitimu, N. E., & Magdalena, I. (2020). Penerapan Lean Manufacturing Guna Meminimasi Waste pada Lantai Produksi. Arika, 14(1), 23-36.
Ravizar, A., & Rosihin, R. (2018). Penerapan lean manufacturing untuk mengurangi waste pada produksi absorbent. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 4(1), 23.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rumondang Amelya Boru Marpaung, Christopher Davito Prabandewa Hertadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



